Bertaruh Demi Masa Depan Anak

Bertaruh Demi Masa Depan Anak

Selaku orangtua tentunya kita ingin kan yang terbaik kepada keturunan kita, begitu juga dengan saya nekad bertaruh demi masa depan anak. Sebab mencari pekerjaan sekarang sudah sangat sulit, meski sebelumnya sempat bekerja disebuah persurahaan.

Namun kami diberhentikan karena perusahaan bangkrut sebab pandemi Corona, virus tersebut sangat banyak memeberikan dampak buruk bagi semua keuangan individu & perusahaan.

Beberapa bulan setelah keluar dari pekerjaan, keuangan keluarga saya mulai memburuk oleh tidak ada pendapatan. Aku merasa sagat bingung dan panik, sebab banyak juga pembayaran cicilan & biaya sekolah bulanan anak menunggak. Ketika masih punya pekerjaan saja ekonomi serta keuangan kami masih tidak tercukupi, karena dikeluarga cuma aku yang bekerja mencari uang.

Bertaruh Demi Masa Depan Anak Meski Harus Menaggar Hukum

Bertaruh Demi Masa Depan Anak

Sudah banyak cara yang saya lakukan buat tetap bisa menghasilkan uang namun tetap saja tidak berhasil. Dari berjualan makanan, buka loundry, sampai jasa menjadi tukang bangunan saya rela, tetapi apa daya semuanya kurang mengahasilkan karena sedang musin Corona. Akhinrya tidak ada pilihan lain, bermain situs judi bola online pada Bandar bola terpercaya terbesar & termurah menjadi alternatif terakhir saya.

Istri & anak – anak ku tidak tahu kalau saya mencari uang dari cara pasang badnar judi bola terbaik, semua terjadi demi memberikan kebutuhan yang layak bagi mereka. Setiap malam aku selalu pergi dari rumah dengan alasan dapat pekerjaan jaga malam disebuh perkantoran. Sebenarnya aku sedang melangsungkan aksi bersama teman – teman yaitu bermain di situs judi online Indonesia.

Karena pertandingan sepak bola cuma ada pada malam hari, makanya diriku berbohong menjadi seorang satpam disebuah kantor. Dari bermain taruhan bandar judi bola resmi tersebut, aku bisa mendapatkan keuntungan naik turun. Kadang bisa mencapai 20 juta atau kadang hanya 5 juta saja, jadi supaya istri tidak curiga aku menyetor uang sebesar 8 juta perbulan. Kalau dapat hadiah duit lebih, maka menjadi tabungan di rekening pribadiku.

Artikel sebelumnya : Obsesi Ingin Miliki Badan Kurus

Demikianlah kisah dari saya dimana menjadi seorang kepala keluarga itu tidak selalu mudah, kadang ketika kamu ditempatkan pada kondisi seperti ini kalian harus rela berkorban & berjuang keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *